Selasa, 15 November 2016

Meta Analisis Etika Profesi Akuntansi

Variable yang mempengaruhi etika profesi akuntansi


  • Budaya Organisasi

             Budaya oraganisasi merupakan pola pemikiran, perasaan, dan tindakan dari sesuatu kelompok sosial yang membedakan dengan kelompok sosial yang lain (Yuskar 2011). Hasil Penelitian Trisnaningsih (2007) menunjukan adanya pengaruh positif antara budaya organisasi dengan kinerja auditor. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh yuskar (2011) dan hartidah (2010). dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi juga memiliki pengaruh baik auditor (Akuntan publik) maupun akuntan lainnya yang dapat memberikan pengaruh terhadap etika profesi mereka sebagai akuntan.

  • Komitment Organisasi

             Komitmen organisasi adalah suatu keadaan dimana sesorang karywan memihak oraganisasi tertentu serta tujuan dan keinginannya untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut ( Sapariyah 2011). Penelitian yang dilakukan Trisnaningsih (2007), Yuskar (2011), dan Sapariyah (2011) menyimpulkan bahwa komitmen organisasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja auditor. Komitment organisasi juga memiliki pengaruh artinya jika seorang akuntan memiliki komitment yang kuat terhadap suatu organisasi maka dapat disimpulkan sangat kecil sekali pelanggaran terhadap etika profesi yang mereka pakai.

  • Gaya Kepemimpinan

              Luthans (2002) menyatakan bahwa gaya kepemimpinan merupakan cara pemimpin untuk mempengaruhi orang atau bawahannya sedemikian rupa sehingga orang tersebut mau melakukan kehendak pemimpin untuk mencapai tujuan organisasi meskipun secara pribadi hal tersebut mungkin tidak disenangi. Hasil penelitian Trisnaningsing (2007) dan wati et al. (2010) mebuktikan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja auditor. Hal ini tentunya sejalan karena seorang akuntan memiliki atasan dimana atasan tersebut memberikan tugas baik membuat laporan ataupun mengaudit yang berkenaan dengan etika profesi mereka sebagai akuntan, jika gaya kepemimpinan baik dapat dikatakan (walaupun tidak semua) etika profesi akuntansi merekapun terjaga tanpa penyelewengan.

  • Pemahaman Good Governance

               Penerapan good governance pada KAP diharapkan akan memberikan arahan yang jelas pada perilaku kinerja auditor, serta etika profesi mereka. Hasil Penelitian Sapariyah (2011) menyatakan good governance berpengaruh positif dan significant terhadap kinerja auditor. artinya jika seorang akuntan publik (auditor) memahami good governance tentuka mereka tidak akan melanggar etika profesi akuntansi mereka, terlebih mereka seorang auditor yang memberikan opini kepada publik dan harus menjada etika profesi mereka.

  • Besaran Fee

              Menurut Jong-Hag, et a.l (2010) menyatakan bahwa auditor akan menyetujui intervensi dari klien akibat fee yang besar sehingga mengganggu independensinya.

  • Tingkat Pendidikan

            Pendidikan yang tinggi dapat memberikan jaminan (walaupun tidak semua) seorang akuntan akan menjaga kode etik mereka sebagai akuntan, terlebih jika mereka tidak memiliki wawasan yang luas akan dampak yang terjadi jika mereka melanggar etika profesi akuntansi mereka hasil penelitian Made Gede Wirakusuma menyatakan tingkat pendidikan berpengaruh positif pada kinerja auditor kantor akuntan publik di bali.

  • Tekanan Waktu

             Seorang akuntan publik membutuhkan waktu yang cukup untuk melakukan audit suatu perusahaan, jika terjadi penyempitan waktu hal ini dapat menyebabkan seorang akuntan terganggu dan tidak menjaga atau mengabaikan kode etik mereka. simanjutak (2008) menunjukan tekanan waktu cenderung membuat penurunan kualitas audit. 

Kesimpulan dan saran 

Kesimpulan :
Penulis menyimpulkan ada banyak hal-hal yang dapat mengganggu independensi seseorang yang cenderung merusak etika profesi akuntansi mereka, namun beberapa dapat penulis paparkan melalui jurnal I Gede Sunar Ardika dan Made Gede Wirakusuma (ISSN: 2301-8556) dan Jurnal Elizabeth Hanna dan Friska Firnanti (ISSN: 1410--9875) bahwa besaran fee, tekanan waktu, budaya organisasi dan lain lain dapat menggangu etika profesi akuntansi, yang akhirnya juga memberika invalid laporan. 

Saran :
Berikan fee, waktu penengerjaan yang sesuai menurut pengalaman yang sudah berlalu dari perusahaan yang mempekerjaan akuntan serta penerapan sistem pengendalian internal yang lebih memadai agar dapat menumbuhkan komitmen tinggi sehingga tidak merusak etika profesi akuntansi.

 Sumber :
  1.         Hanna Elizabeth, and Firnanti Friska (2013). "Jurnal faktor faktor yang mempengaruhi kinerja auditor". www.tsm.ac.id/JBA/JBA15.1Juni2013/2_JBA_Juni13%20Hanna-Friska.pdf (diakses tanggal 15 November 2016)
  2.         Ardika, I gede sunar, and Wirakusuma, Mage Gede. "Pengaruh pendidikan, fee, komitmen dan tekanan waktu pada kinerja auditor akuntan publik". www.buzzpdf.com/ak/akuntansi-perilaku-auditor-pdf.html (diakses tanggal 15 November 2016)
        
 

Selasa, 18 Oktober 2016

Etika Profesi Akuntansi

ISSN : 1907-6304

 ETIKA PROFESI AKUNTAN

Pengarang : widaryanti 
 
Berbagai pelanggaran etika telah banyak terjadi saat ini dan di lakukan oleh akuntan, misalnya berupa perekaysaan data akuntansi untuk menunjukan kinerja keuangan perusahaan agar terlihat lebih baik, ini merupakan pelanggaran akuntan terhadap etika profesinya yang telah melanggar kode etik akuntan telah memiliki seperangkat kode etik tersendiri yang di sebut sebagai aturan tingkah laku moral bagi akuntan dalam masyarakat.

Pelanggaran etika profesi akuntan di perusahaan memang banyak, tetapi upaya untuk menegakkan etik perlu digalakkan, diantaranya :
1. perusahaan tidak perlu berbuat curang untuk meraih kemenangan. Hubungan yang tidak transparan dapat menimbulkan hubungan istimewa atau koliso dan memberikan peluang untuk korupsi.
2. etika profesi paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya.
3. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang. etika profesi tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sangsi. kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sangsi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan. Hal lain yang juga mempengaruhi seseorang berperilaku etis adalah lingkungan, yang salah satunya ialah lingkungan dunia pendidikan. Dunia pendidikan akuntansi juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap perilaku etis akuntan (Sudibyo,1995), oleh sebab itu perlu diketahui pemahaman calon akuntan(mahasiswa) terhadap masalah masalah etika, dalam hal ini berupa etika profesi akuntan yang mungkin telah atau akan mereka hadapi nantinya.

Selasa, 19 April 2016

TOEFL

1. After the funeral, the residents of the apartment building __________.
(a) sent faithfully flowers all weeks to the cemetery.
(b) sent to the cemetery each week flowers faithfully.
(c) sent flowers faithfully to the cemetery each week.
(d) sent each week faithfully to the cemetery flowers.

2. Because the first pair of pants did not fit properly, he asked for __________.
(a) another pants
(b) other pants
(c) the others one
(d) another pair.

3. The committee has met and __________.
(a) they have reached a decision.
(b) it has formulated themselves some opinions.
(c) its decision was reached at.
(d) it has reached a decision.

4. Alfred adams has not __________.
(a) lived lonelynessly in times previous.
(b) never before lived sole.
(c) ever lived alone before.
(d) before lived without the company of his friends.

5. John’s score on the test is the highest in the class; __________.
(a) he should study last night.
(b) he should have studied last night.
(c) he must have studied last night.
(d) he must had to study last night.

6. Henry will not be able to attend the meeting tonight because __________.
(a) he must to teach a class. (c) of he will teach a class.
(b) he will be teaching a class. (d) he will have teaching a class.

7. Having been served lunch, __________.
(a) the problem was discussed by the members of the committee.
(b) the committee members discussed the problem.
(c) it was discussed by the committee members the problem.
(d) a discussion of the problem was made by the members of the committee.

8. Florida has not yet ratified the equal rights amendment, and __________.
(a) several other states hasn’t either.
(b) neither has some of the others states.
(c) some other states also have not either.
(d) neither have several other states

9. The chairman request that __________.
(a) the member studied more carefully the problem.
(b) the problem was more carefulnessly studied.
(c) with more carefulness the problem could be studied.
(d) the members study the problem more carefully.

10. California relies heavily on income from fruit crops, and __________.
(a) florida also. (c) florida is as well
(b) florida too. (d) so does florida

11. The professor said that __________.
(a) the student can turn over their report on the monday.
(b) the report on monday could be received form the students by him.
(c) the students could hand in their reports on monday.
(d) the student will on monday the reports turn in.

12. This year will be difficult for this organization because __________.
(a)they have less money and volunteers than they had last year.
(b) it has less money and fewer volunteers than it had last year.
(c) the last year it did not have as few and little volunteers and money.
(d) there are fewer money and volunteers that in the last year there were.

13. The teacher have had some problem deciding __________.
(a)when to the students they shall return the final papers.
(b) when are they going to return to the students the final papers.
(c) when they should return to the final papers to the students.
(d) the time when the final papers they should return for the students.

14. She wanted to serve some coffee to her guests; however, __________.
(a) she hadn’t many sugar.
(b) there was not great amount of the sugar.
(c) she did not have much sugar.
(d) she was lacking in amount of the sugar.

15. There has not been a great response to the sale, __________?
(a) does there (b) hasn’t there (c) hasn’t it (d) has there

16. _________ was backed up for miles on the freeway.
(a) Yesterday
 (b) In the morning
 (c) Traffic
 (d) Cars

17. Engineers________ for work on the new space program.
 (a) necessary
 (b) are needed
 (c) hopefully
 (d) next month

18. Fitzgerald _______ the society of the 1920's in his novel, The Great Gatsby.
 (a) refreflect
 (b) reflects
 (c) are reflecting
 (d) have reflected

19. The swimming instructor came... if the apartment was still available.
(a). to see
(b). seeing
(c). saw
(d). for seeing

20. The various types of bacteria are classified according to...shapes.
 (a). whose
 (b). how they are
 (c). have
 (d). their


Kunci Jawaban Soal
1. C
2. D
3. D
4. C
5. C
6. B
7. B
8. D
9. D
10. D
11. C
12. B
13. C
14. C
15. D
16. C
17. B
18. B
19. A
20. D

Rabu, 09 Maret 2016

Introducing Myself

Nama                        : Dwi Purwadi
Kelas                         :  3EB17
NPM                         : 22213692
Tugas                         : Softskills


Please Watch here

Introducing Myself 

Jumat, 08 Januari 2016

Bahasa Indonesia

       Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang diciptakan untuk mempersatukan semua suku bangsa Indonesia, suku tersebut baik yang sudah dibentuk dalam region provinsi biasa maupun istimewa, dengan hal ini diharapkan komunikasi dapat dibangun dengan baik sehingga terjalankan suatu kepemerintahan, dikaitkan dengan pentingnya bahasa Indonesia menuntut kita untuk terus menggali softskill yang padat untuk dapat mencintai bahasa Indonesia itu tersebut.


      Hal ini sangat menginspirasikan, terkhusus saya sendiri dengan softskill bahasa Indonesia, hal yang secara garis besar bisa ditangkap oleh saya adalah inovasi belajar dengan praktik bermain drama, praktik ini selain untuk melatih kecakapan kita dalam memilih bahasa yang tepat, namun juga praktik ini menuntun kita untuk membuat imajinasi yang tinggi terhadap peran, lawan pemain, setting tempat, intonasi nada yang cocok dan lain sebagainya, sehingga dengan ini kita tidak saja belajar kalimat verbal dan nonverbal, namun kita juga belajar penempatan kalimat yang cocok untuk situasi tertentu.


     
     Sistem pembelajaran seperti ini lebih efektif dari pada sekedar teori yang tertulis rapi di dalam buku dalam bentuk font, dan kalimat yang menarik, buku memberikan pengertian disertai contoh dalam keseharian, namun dalam keseharian hal tersebut masih membingungkan sebagian kalangan mahasiswa sehingga wajar jika angka pengangguran bersifat dinamis, hal tersebut dikarenakan sedikit sekali ilmu penataan bahasa yang tepat untuk melamar kerja, dll. Dengan hal ini kita dapat menyimpulkan teori juga diperlukan namun untuk memahaminya lebih dalam kita membutuhkan praktik yang ideal seperti bermain drama tersebut.