PERMASALAHN BREAK EVENT POINT
BEP merupakan sistem analis yang
digunakan perusahaan dalam memperkirakan secara tepat biaya modal namun dalam
pemakaian analisis ini kita harus menyadari keterbatasan yang dikandung model
ini. Kelemahan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Asumsi yang
menyebutkan harga jual konstan padahal kenyataannya harga ini kadang-kadang
harus berubah sesuai dengan kekuatan permintaan dan penwaran di pasar. Untuk
menutupi kelemahan itu, maka harus dibuat analisis sensitivitas untuk harga
jual yang berbeda.
2. Asumsi terhadap cost
Penggolongan biaya tetap dan biaya
variable juga mengandung kelemahan. Dalam keadaan tertentu untuk memenuhi
volume penjualan , biaya tetap mau tidak mau harus berubah karena pembelian
mesin-mesin atau peralatan baru guna meningkatkan volume produksi untuk
penjualan. Begitu pula pada perhitungan biaya variable per unit mengalami
perubahan karena pada saat tertentu dapat terjadi kenaikan harga bahan baku
sehingga menaikkan biaya produksi perusahaan.
3. Jenis barang yang
dijual tidak selalu satu jenis
4. Biaya tetap juga tidak
selalu tetap pada berbagai kapasitas
5. Biaya variable juga
tidak selalu berubah sejajar dengan perubahan volume penjualan.
Namun begitu,asumsi-asumsi terhadap analisis
titik impas seperti asumsi terhadap biaya yang dianggap tetap, kapasitas
produksi serta tingkat penjualan dengan jumlah dan harga yang juga diasumsikan
tetap, maupun biaya variable yang disumsikan berubah sebanding dengan perubahan
volume penjualan perlu dilakukan karena untuk dapat membuat suatu model
analisis mau tidak mau perlu adanya asumsi yang mendasari perhitungan tersebut,
agar perhitungan yang dilakukan dapat menghasilkan hal-hal yang ingin kita
prediksi. Kelemahan-kelemahan yang terjadi merupakan resiko dari prediksi yang
dilakukan sehingga dalam pengambilan keputusan melalui analisis titik impas
tetap perlu adanya kehati-hatian dari manajer guna menghindari kesalahan yang
berakibat pada kerugian usaha.
F. ANALISIS SENSITIVITAS (SENSITIVITY ANALYSIS)
· Merupakan suatu
analisis untuk dapat melihat pengaruh2 yang akan terjadi akibat keadaan yang
berubah-ubah
· Tujuan Analisis Sensitivitas :
1. Memperbaiki cara pelaksanaan proyek/bisnis yang sedang
dilaksanakan
2. Memperbaiki design proyek/bisnis sehingga dapat meningkatkan NPV
3. Mengurangi resiko kerugian dgn menunjukkan beberapa tindakan pencegahan yang harus diambil
3. Mengurangi resiko kerugian dgn menunjukkan beberapa tindakan pencegahan yang harus diambil
Proyek pertanian sangat sensitif (berubah-ubah) akibat 4 hal, yaitu :
1. Harga Output (apabila penetapan harganya berbeda dengan kenyataan yang terjadi)
2. Keterlambatan pelaksanaan (keterlambatan inovasi teknologi, pemesanan dan penerimaan teknologi)
1. Harga Output (apabila penetapan harganya berbeda dengan kenyataan yang terjadi)
2. Keterlambatan pelaksanaan (keterlambatan inovasi teknologi, pemesanan dan penerimaan teknologi)
3. Kenaikan Biaya
(Input) Umumnya proyek sangat sensitif terhadap perubahan biaya terutama biaya konstruksi
4. Hasil (memperkirakan hasil, gangguan hama/penyakit, gamgguan musim)
(Input) Umumnya proyek sangat sensitif terhadap perubahan biaya terutama biaya konstruksi
4. Hasil (memperkirakan hasil, gangguan hama/penyakit, gamgguan musim)
Perubahan keempat variabel tersebut akan mempengaruhi komponen Cashflow
(inflow ataupun outflow) yang pada akhirnya akan mempengaruhi Net benefit dan
mengubah kriteria investasi.
Cara melakukan Analisis Sensitivitas
Kita memilih sejumlah nilai yang dengan nilai tersebut kita melakukan perubahan terhadap masalah yg dianggap penting pada analisis proyek & kemudian menentukan pengaruh perubahan tsb terhadap daya tarik proyek.
Kita memilih sejumlah nilai yang dengan nilai tersebut kita melakukan perubahan terhadap masalah yg dianggap penting pada analisis proyek & kemudian menentukan pengaruh perubahan tsb terhadap daya tarik proyek.
Sejumlah nilai tersebut berdasarkan data-data yang tersedia (ada dasarnya).
Referensi:
yayusrirahmahwahyuni.blogspot.com/.
shelmi.wordpress.com/2009/03/30/break-even-point




0 komentar:
Posting Komentar